Trik Pilih Makanan Pendamping ASI

posted on 08 Sep 2015 20:59 by edukesehatansitus
Tentang makanan untuk Bayi, dengan paling penting merupakan apakah bayi tutup cocok untuk santapan itu, atau mana makanan yang terbaik untuk bayi. Pada dasarnya ASI adalah makan yang terbaik guna bayi, karena terdapat gizi dan nutrisi yang dibutuhkan oleh bayi, khususnya buat bayi dengan usia di bawah 6 bulan. Kandungan dengan kaya akan nutrisi dan gizi tersebut tidak dapat tergantikan oleh susu forumula dengan jenis merk apapun, meskipun harganya paling mahal sekalipun. Pemberian ASI eklsusive dikasih kepada bayi terlintas bayi mencapai usia 6 bulan, memiliki arti selama 6 hari bayi tidak butuh memerlukan tambahan pendamping untuk memenuhi kehendak nutrisi bayi adalah langkah yang luar biasa di anjurkan oleh ikatan dokter Nusantara.

Menginjak usia 6 bulan, bayi segar mulai diperkenalkan pada makanan yang disebut makanan pendamping asi atau disingkat MPASI. MPASI adalah persembahan bayi kedua yang menyertai pemberian ASI. Hal ini pada sesuaikan dengan hal ihwal dan kemampuan fisik bayi.

Dan ini adalah proses cara prakata yang baik rezeki makanan pendamping ASI untuk bayi mengenang, organ pencernaan bayi yang belum tertib seperti orang kuat, maka jika lengah memberikan pengenalan persembahan bayi ini dapat menimbulkan gangguan pencernaan pada bayi sebagaimana terjadinya sembelit / malah terjadinya perut kembung. Tentu hal ini sangat tidak dihapakan terjadi pada bayi kita.

Reaksi pemberian makanan pengiring ASI sebaiknya diberikan secara bertahap, cantik dilihat dari jenis makanannya, tekstur dan total porsinya. Kekentalan sasaran bayi dan total harus disesuaikan beserta kesiapan bayi dalam menerima makanan. Dibanding sisi tekstur santapan, sebaiknya untuk awalnya bayi harus diberi makanan semi sesak, sedangkan makanan sesak diberikan sampai bayi sudah mulai berkembang giginya. Porsi persembahan juga berangsur muladi dari satu sendok sampai bertambah cocok porsi makan bayi.



Alangkah baiknya kalau pengenalan makanan bayi dimulai dari tunggal jenis makanan, misalnya pisang, alpukat serta pepaya. Kemudian sehabis diberi makanan bayi tersebut, perhatikan respond dari bayi itu sendiri, apakah bayi menerima makanan dengan diberikan atau tidak. Apabila bayi menolak, biasanya dengan tips memuntahkan makanan, maka jangan dipaksakan, oleh karena itu mulai memilih sasaran terbaik yang lain di makanan bayi penyerta lainnya. Biasanya bayi lebih menyukai makanan yang rasanya pantas, oleh karena itu berikan persembahan bayi seperti buah-buahan pada ujung lidah dan sayuran pada bagian tengah. Usahakan penghargaan sayuran dibanding buah-buahan, karena citarasa sayuran cenderung langu dan kurang dinikmati bayi. Jikalau terus menerus bayi dikenalkan pada merasai manis, ditakutkan bayi tidak akan menyukai sayuran. Dan hal itu sangat kurang elok untuk kebaikan perurutan bayi.

Untuk bayi usia 6-9 bulan tekstur makanan sepatutnya makanan cair serta lembut seperti bubur buah, bubur susu atau bubur sayuran yang dihaluskan. Merentak usia 10-12 bulan, bayi mulai beringsut ke makanan sanding dan padat, akan tetapi tetap harus bertekstur lunak, seperti bermacam-macam nasi tim. Usia 12-24 bulan bayi sudah mulai dikenalkan pada makanan titisan atau makanan keras namun tetap mempertahankan rasa. Hindari makanan-makanan yang dapat meniadakan organ pencernaan, laksana makanan terlalu berbumbu tajam, pedas, terlalu asam dan berlemak. Pada masi ini kenalkan finger snack atau makanan secara bisa dipegang menyerupai cookies, nugget, ataupun potongan sayuran merebus atau buah. Terkait penting untuk melatih keterampilan dalam menangkap makanan dan mengundang pertumbuhan giginya.

Comment

Comment:

Tweet